• 11

    Mar

    Mazmur 55:23, Tuhan punya cara untuk menjaga hambaNya...

    Mazmur 55:23 — anda harus membaca ini ‘Teman2 adalah cara TUHAN untuk menjaga kita’ Ini ditulis oleh seorang dokter dari rumah sakit Metro Denver: Saya dalam perjalanan pulang ke rumah dari sebuah pertemuan sore ini sekitar pk 5, terjebak dalam kemacetan di jalan di Colorado Blvd., dan tiba2 mobil saya mulai tersendat2 dan akhirnya mati - dengan susah payah saya bisa mendekati sebuah pompa bensin, lega karena saya tidak menghalangi jalan dan mencari tempat hangat untuk menunggu mobil derek. Tapi tidak ada yang mau berhenti. Sebelum saya mulai menilpon, saya melihat seorang wanita berjalan keluar dari sebuah minimart, dan ia terpeleset di jalan es dan jatuh didekat pompa bensin, saya bergegas ke ibu ini untuk melihat apakah ia baik2 saja. Ketika saya tiba disana, terlihat
  • 12

    Dec

    What Goes Around, Comes Around Perbuatan Baik Akan Kembali Kepada Kita Lagi

    [Terjemahan bebas oleh Sammy Lee] The man slowly looked up. This was a woman clearly accustomed to the finer things of life. Her coat was new. [Dengan perlahan-lahan orang itu memandang keatas. Tampak olehnya seorang wanita yang pasti biasa hidup mewah. Mantel bulunya tampak baru.] She looked like she had never missed a meal in her life. His first thought was that she wanted to make fun of him, like so many others had done before. [Kelihatan dia seperti seorang yang tidak pernah kelaparan seumur hidupnya. Sekilas pada benaknya dia terpikir bahwa tentu wanita itu akan mengolok-olok kepadanya seperti yang sering dilakukan banyak mereka sebelumnya.] “Leave me alone,” he growled… To his amazement,the woman continued standing. She was smiling her even white teeth displayed
  • 9

    Dec

    Andapun BISA...

    Kesaksian penginjilan: Anda pun bisa!KISAH TENTANG ORANG TUA YANG INGIN KE KAMAR MANDI Apa syaratnya untuk memberitakan berita keselamatan dalam Tuhan Yesus? Tentu bukan tubuh yang selalu sehat dan kuat. Juga bukan kemampuan berkomunikasi atau pembuktian intelektual. Kesehatan, kemampuan berkomunikasi, dan kepekaan terhadap kebudayaan memang penting, namun apakah yang dipakai Tuhan untuk membuka hati kepada Injil? Kalau anda bertanya padaku, aku hanya membopong pria tua itu ke kamar mandi. Itu saja. Anda pun bisa! Ketika aku melayani di unit Mobilisasi Operasional di India tahun 1967, aku pernah menghabiskan waktu berbulan-bulan dirawat di sebuah sanitarium TBC. Selama berada di sanitarium, aku berusaha membagikan traktat kepada para pasien, dokter, dan perawat, tetapi tidak ada satupu
  • 12

    Aug

    BOBOT SEBUAH DOA

    Louise Redden, seorang ibu kumuh dengan baju kumal, masuk ke dalam sebuah supermarket. Dengan sangat terbata-bata dan dengan bahasa yang sopan ia memohon agar diperbolehkan mengutang. Ia memberitahukan bahwa suaminya sedang sakit dan sudah seminggu tidak bekerja. Ia memiliki tujuh anak yang sangat membutuhkan makan. John Longhouse, si pemilik supermarket,mengusir dia keluar. Sambil terus menggambarkan situasi keluarganya, si ibu terusmenceritakan tentang keluarganya. “Tolonglah, Pak, Saya janji akan segera membayar setelah aku punya uang.” John Longhouse tetap tidak mengabulkan permohonan tersebut. “Anda tidak mempunyai kartu kredit, anda tidak mempunyai garansi,” alasannya. Di dekat counter pembayaran, ada seorang pelanggan lain, yang dari awal mendengarkan pe
  • 29

    Jul

    Kata-kata KASAR...

    Saya bersenggolan dengan seorang yang tidak dikenal ketika ia lewat. “Oh, maafkan saya” adalah reaksi saya. Ia berkata, “Maafkan saya juga; Saya tidak melihat Anda.” Orang tidak dikenal itu, juga saya, berlaku sangat sopan. Akhirnya kami berpisah dan mengucapkan selamat tinggal. Namun cerita lainnya terjadi di rumah, lihat bagaimana kita memperlakukan orang-orang yang kita kasihi, tua dan muda. Pada hari itu juga, saat saya tengah memasak makan malam, anak lelaki saya berdiri diam-diam di samping saya. Ketika saya berbalik, hampir saja saya membuatnya jatuh. “Minggir,” kata saya dengan marah. Ia pergi, hati kecilnya hancur. Saya tidak menyadari betapa kasarnya kata-kata saya kepadanya. Ketika saya berbaring di tempat tidur, dengan halus Tuhan berbi
  • 29

    Jul

    Keputusan Hakim Bijaksana...

    Cerita ini terjadi di kota New York pada pertengahan 1930an ketika AS mengalami depresi ekonomi. Saat itu hari amat dingin. Di seluruh penjuru kota , orang-orang miskin nyaris kelaparan. Di suatu ruang sidang pengadilan, seorang hakim duduk menyimak tuntutan terhadap seorang wanita yang dituduh mencuri septong roti. Wanita itu berdalih bahwa anak perempuannya sakit, cucunya kelaparan, dan karena suaminya telah meninggalkan dirinya. Tetap saja penjaga toko yang rotinya dicuri menolak untuk membatalkan tuntutan. Ia memaksa bahwa wanita itu harus dihukum untuk menjadi contoh bagi yang lainnya. Hakim itu menghela nafasnya. Sebenarnya ia enggan menghakimi wanita ini. Tetapi ia tidak punya pilihan lain. “Maafkan saya,” katanya sambil memandang wanita itu. “Saya tidak bis
  • 29

    Jul

    4 Boyfriends

    Once upon a time there was a girl who had four boyfriends. She loved the fourth boyfriend the most and adorned him with rich robes and treated him to the finest of delicacies. She gave him nothing but the best. She also loved the third boyfriend very much and was always showing him off to neighboring kingdoms. However, she feared that one day he would leave her for another. She also loved her second boyfriend. He was her confidant and was always kind, considerate and patient with her. Whenever this girl faced a problem, she could confide in him, and he would help her get through the difficult times. The girl’s first boyfriend was a very loyal partner and had made great contributions in maintaining her wealth and kingdom. However, she did not love the first boyfriend Al though he
  • 29

    Jul

    KISAH NYATA MUJIZAT KESEMBUHAN TERJADI DIATAS PESAWAT MERPATI DC-9

    <!– @page { margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –> Tuhan kita benar-benar ajaib dan luarbiasa. Apa yang mustahil bagi manusia, tidak mustahil bagi Allah tampaknya firman itu bukan hanya sekedar cerita dongeng isapan jempol belaka, tetapi firman itu telah menjadi kenyataan dan rhema di dalam hidup saya pribadi melalui kesaksian kisah nyata (true story) dari mujizat kesembuhan yang benar-benar sudah terjadi di atas pesawat Merpati DC-9 tujuan Kendari-Makassar, yang ingin saya bagikan kepada semua rekan-rekan seiman di seluruh Indonesia maupun mancanegara yang telah saya posting melalui blog pribadi, beberapa milis rohani dan juga di my notes ini, agar kesaksian ini dapat menjadi berkat dan kekuatan inspirasi bagi kita semua baik itu sanak keluarga, teman-teman
  • 29

    Jul

    KEBOHONGAN IBU

    Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia. Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata : “Makanlah nak, aku tidak lapar” ———- KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yan
  • 26

    Dec

    Namaku tercantum di buku telepon...

    Suatu ketika di ruang kelas sekolah, terlihat suatu percakapan yang menarik. Seorang guru, dengan buku di tangan, tampak menanyakan sesuatu kepada murid-muridnya di depan kelas. Sementara itu, dari mulutnya keluar sebuah pertanyaan. Anak-anak, kita sudah hampir memasuki saat-saat terakhir bersekolah disini. Setelah 3 tahun, pencapaian terbesar apa yang membuatmu bahagia? Adakah hal-hal besar yang kalian peroleh selama ini? Murid-murid tampak saling pandang. Terdengar suara dari guru, Ya,ceritakanlah satu hal terbesar yang terjadi dalam hidupmu. Lagi-lagi semua murid saling pandang, hingga kemudian tangan guru itu menunjuk pada seorang murid. Nah, kamu yang berkacamata, adakah hal besar yang kamu temui? Berbagilah dengan teman-temanmu. Sesaat, terlontar sebuah cerita dari si murid, Semi
- Next

Author

Follow Me